Sunday, January 29, 2012

Sejarah Realiti

Bila aku bangun dari tidur,
aku tertanya,
dimana silap ku,
memang dari dulu aku menyintai nya,
tetapi mengapa aku kehilangan yang dicintai,
persoalan ini bermain di ruang minda,
sehingga aku sedar aku membuat kesilapan kali ke dua,

secepat kilat aku bangkit,
dari kegelapan silapku,
akusedar sekarang,
memang aku ingin kepercayaan,
namun kepercayaan itu juga racunku,

aku hilang yang dicintai,
aku kata aku percaya,
tapi aku tidak pada semesta,
pada jasad yang aku sayang,
di dusta dalam diam,
aku lupa pada ikrar,

maaf sayang selamat tinggal,
semoga berbahagia selama nya,
kau  milik nya,
aku tidak akan dapat membetulkan,
kerna ia menjadi kisah silam,
sejarah yang tidak dapat di perbetulkan,

akan aku perbetulkan pada sayang ku yang baru,
walaupun hati ini rindukan yang lama,
namun dia milik orang disana,
aku rela kau berbahagia,
aku rela menerima cinta baru.

0 Comments:

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

<< Home